Selasa, 15 September 2015

pengalaman menggambar sketsa wajah dari nii-chan

Haiii para penduduk blogger. aku nulis blog ini udah jam 11.55 PM WIB lohhhh. btw kenapa aku belum tidur ? itu karena aku lagi demam kuotaaaa yeeeee #aapaansih.
Gini lho aku ini udh lama bgt gak isi kuota buat netbook aku sekali aku isi yah gnii di pake dr pagiiiii ampe mlm ampe paginya lg karena rela gak tidur cuman karena browsing2 gakjelas ngabisin kuota dan ketika waktu itu datang #kuotahabis papah aku deh yang beliin atau gak nongkrong2 di perpustakaan :D wihhh rajinn yee nongkrong di perpustakaan hahha sorry uang aku cuman cukup buat nyampe perpus doang dan wajah pun udh cocok bgt sm si perpus :D gak cocok tuh sama tempat2 kayak cafe, taman2 anak gaul biasa nongkrok yang ada aku kayak anak itik kehilangan emaknya :v.
Nah nahhh, kok jd berkicau kemna2yahh ? sorry2 d episode kali ini aku mau berbagi pengalaman menggambar sketsa. tau gakk ? dulu aku itu gak pedeeeee bgt buat gambar sketsa setiap mau coba gambar sketsa, pasti idungnya miring, pesek #itusihemangobjeknya pesek, habis itu matanya gede sebelah pipinya banyak nodanya karena sering di hapus2 krn keseringan salah. kalo di bayang2 hasilnya udh kyk orang cacingan gak cuci muka 1 abad u.u. aku aja kaget ngliatnya smpe terlempar jauhhh ke tukang bakso#itusihemangakuyanglaperrr . nah setelah aku browsing2 di internet dan perbanyak latihan sketsa aku pun lumayan memuaskan :D #mujidirisendiri.
Aku punya cara sendiri untuk menggambar sketsa ini memang jauh dari kesan profesional, kenapa ? karena aku cuman pakai pensil 2B bekas ujian nasional dan kebetulan aku cuman punya pensil itu aja(seharusnya punya pensil HB-8B buat hasil yang lebih maksimal) karena gakda dana #woyynyumbangwoyyy, lalu aku pakai sketch book yang aku beli di toko SAMUDRA atlantik yang harganya murha meriah cuman 17.000-an dan alat pendukung lainnya penghapus dekil bekas UN dan peruncing pink karatan #enggakjugasih, cemilan jikalau ada duit, musik, netbook. sederhana bukannn ? asalkan mau belajar dengan giat usaha kita pasti bakal bagus dan memuaskan :) jadi buat yang hobi gambar tapi kekurangan biaya seperti aku kalian bisa manfaatin alat2 gambar yang ada aja jgn terlalu maksain buat beli barang2 seni lainnya apalagi nyolong celengn masjidd, haduhh itu tidak boleh ituuu u.u
kalo mau kalian nabung aja apalagi yang udh punya penghasilan sendiri ^^.

nahhhhh untuk menutupi kicauan nii-chan dlm episode inii, aku mau kasih liat hasil2 coretan tnganku yangggggggggggggg biasa aja. Tadaaaaaaaaaaaaaaaa ! \(^o^)/.

inii gambar aku waktu belajar sketsa kalau kalian terpukau sama modelnya dan kalian termasuk orang kepoo, aku kasih tau cwe yang aku gambarin ini namanya vika yang masih penasaran see aja fb nya nulisnya vicha. selamat berkenalan ;)

ini masih vikaaa ^^


vikaa lagiiiii :D


dan ini tita hwang! hayooo siapa yang penyuka ulzzang nihh dia ini ulzzang dari indonesia lho pastii udh kenal lah yahhhh she's famous bgtt dehh kawaiiii jugaa ^^



okeee, see hasilnya tergantung niat dan tekad dari diri kita ajaaa :D meskipun amatiran tapii setidaknya jadi sesuatu yang sangat bisa di banggakan buat kalian yang punya skill di bidang gambar menggambar :D yahh, tampang boleh sih biasa ja tapii punya skill yang membanggakan so, ngapain minder ;)
we're awesome !


Selasa, 31 Maret 2015



Teruntuk kau yang di sana
Yang dulu menjadi partner 25 ku
Aku hanya ingin kau tahu,
Semenjak kau pergi dari singgasana hati ini
Entahlah, ada rasa yang menjadi suatu kebebasan
Sudah lama aku akui ternyata aku tak pernah bahagia saat bersamamu
Namun, kuakui juga bahwa kau pun berhasil membuat hati ku luluh
Terutama dari perkataan- perkataanmu yang manis sesaat
Yang mungkin pada setiap wanita kau beri
Aku sering menangis untukmu
Untukmu laki-laki yang hanya memainkan hati wanita
Entahlah, sihir sperti apa yang kau berikan pada ku
Hingga aku mau mempertahankanmu
Namun sekarang aku ikhlas melepasmu
Melepasmu dan enyahlah kau sejauh mungkin
Ku harap allah membalas setiap bulir demi bulir air mata ku yang mengalir
Ku harap juga allah membalas gores demi gores luka yang kau buat  pada sesuatu yang di sebut hati.

Ulang Tahun Farid



Waktu itu, entah tanggal berapa dan hari apa namun, yang ku tahu hari itu hari ulang tahun teman sekelasku. Anak laki-laki yang bertubuh gemuk dan tinggi, mata yang sipit dan kulit yang putih itu namanya farid. Di sekolah dia mengajak semua teman sekelasnya termasuk aku untuk hadir di pesta ulang tahunya, saat itu aku senang-senang saja apalagi bisa makan gratis dan enak asalkan bawa kado saja buat anak gedut itu yang sering bikin aku kesel!. Ya, memang dia memang jail dan usil sama semua teman-temannya tak jarang juga di kelas aku sering berdebat dengan dia.
Akhirnya aku memberikan kado berupa buku tulis dan alat tulis, yah namanya juga waktu SD asalkan wujudnya berupa kado pasti senang-senang saja menerimanya tak peduli isinya sangat sederhana sekali pun. Siang itu aku dan teman-teman ku datang ke rumah si farid, yah namanya juga anak kaya pestanya sangat meriah di rumah pohon lagi betah banget deh. Setelah farid meniup kue ultahnya dan memotong lalu membagikan kuenya aku dan teman-temanku di persilahkan untuk makan siang bersama. Pada saat itu, aku duduk di sebelah vian sahabat karibnya farid yang kemana pun farid pergi dia pasti ikut terus, juju raja sih dulu sempat kagum sama vian. Nah, pada saat itu tiba-tiba saja minuman vian tumpah dan alhasil karpet yang ku dudukipun basah, farid menyuruhku duduk di sebelahnya. Sangat terpaksa sih, dan temen-temenku pun malah menggodaku aku tambah merasa risih dan jengkel tapi a gimna lagi dari pada bajuku ikut-ikutan basah.
Ada sesuatu yang berbeda pada sosok pada saat itu, tiba-tiba saja dia begitu akrab padaku, sangat ramah dan sok menawariku untuk makan lagi tapi yah tengsin dong masa aku aja yang makan. Setelah kejadian itu dia jadi lebih sering main kerumhaku dengan alasan pengen minta tnaman bunga yang mama ku tanam, bunga apa saja dia minta katanya sih untuk di rawat di rumahnya. Papa ku dan mama ku sempat curia dan sempat bertanya kenapa farid dan sahabatnya itu datang terus ke rumahku, aku jawab “nggak tau” malah papa beranggapan aku dan farid ‘pacaran’ oh no! it’s impossible for me. Aku sama sekali tidak menyukainya berhubungan dengan sifatnya yang “bandel” aku malah lebih menyukai sahabatnya, vian. Sejak itu pula dia sering memberiku barang-barang kecil seperti gelang dan lain-lain (lupalagi soalnyaa kejadiannya waktu kelas 5SD).
Aku rasa dia laki-laki pertama yang megajakku makan disampingnnya dan memberiku hadiah-hadiah kecil dan mendatangi rumahku hampir tiap harinya. Sayang, pada semester dua aku dan keluarga ku harus pindah ke bandung. Entahlah apakah dia masih di papua atau sudah pergi ke kampunya, Makassar. Dan ku pikir dialah cinta monyet pertamakuJ
And it’s very fun if I can see his again.