Teruntuk kau yang di sana
Yang dulu menjadi partner
25 ku
Aku hanya ingin kau tahu,
Semenjak kau pergi dari
singgasana hati ini
Entahlah, ada rasa yang
menjadi suatu kebebasan
Sudah lama aku akui
ternyata aku tak pernah bahagia saat bersamamu
Namun, kuakui juga bahwa
kau pun berhasil membuat hati ku luluh
Terutama dari perkataan-
perkataanmu yang manis sesaat
Yang mungkin pada setiap
wanita kau beri
Aku sering menangis
untukmu
Untukmu laki-laki yang
hanya memainkan hati wanita
Entahlah, sihir sperti apa
yang kau berikan pada ku
Hingga aku mau
mempertahankanmu
Namun sekarang aku ikhlas
melepasmu
Melepasmu dan enyahlah kau
sejauh mungkin
Ku harap allah membalas
setiap bulir demi bulir air mata ku yang mengalir
Ku harap juga allah
membalas gores demi gores luka yang kau buat
pada sesuatu yang di sebut hati.